Sejarah
Berawal dari kebutuhan sertifikat kompetensi kerja bidang konstruksi di dunia usaha, beberapa alumni Teknik Sipil Universitas Diponegoro, terutama angkatan 1981 dan 1985 sepakat untuk membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi di bidang konstruksi.
Pada awalnya LSP ini berbentuk yayasan dan dinamakan Yayasan LSP Konstruksi. Karena ketentuan bahwa LSP pihak ketiga hanya bisa dibentuk oleh asosiasi profesi, Yayasan LSPK menggandeng Astekindo dan Ikatan Alumni Teknik Sipil (IKATEKSI) Undip membentuk Perusahaan Terbatas bernama PT. LSP Kompetensi Konstruksi, yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh IKATEKSI UNDIP, selain saham lainnya yang antara lain dimiliki oleh Astekindo dan Yayasan LSPK.
Perusahaan ini terbentuk melalui AKTA PENDIRIAN PT KOMPETENSI KONSTRUKSI oleh Notaris Dewi Kusumawati No.05 Tanggal 08 Agustus 2022. Berdasarkan RUPS pada Bulan Mei 2023, para pemegang saham sepakat untuk merombak kepengurusan dan terbentuklah pengurus perusahaan (LSPKK) sampai saat ini.
Pada Desember 2022 IKATEKSI UNDIP membeli gedung kantor di Grand Dhika City Jatiwarna, Tower Arlington Lantai GF, Tenant D-E-F. Setelah dilakukan renovasi, kantor tersebut sampai saat ini digunakan bersama oleh IKATEKSI, PT. LSP KK dan Ikateksight (podcast IKATEKSI). Untuk kantor LSPKK sendiri dilengkapi ruangan asesmen dan Ruang meeting kapasitas 20 orang untuk menunjang kegiatan sertifikasi yang dilaksanakan oleh PT. LSP Kompetensi Konstruksi.
Sejak awal, LSPKK bergabung dengan P3SM (Pusat Pembinaan Pelatihan dan Sertifikasi Mandiri) sebagai jaringan dan sistem terintegrasi untuk mendukung pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja. LSPKK juga telah ditetapkan sebagai TUK (Tempat Uji Kompetensi) Mandiri, sehingga bisa menjadi tempat melaksanakan sertifikasi baik oleh LSPKK maupun LSP lain terutama yang tergabung dalam P3SM.